Keperawatan. Org

Login

Galeri

  • perawat in action.jpg
  • perawat luar negeri.jpg
  • perawat narsis.jpg
  • perawat narsis lagi.jpg
  • perawat narsis lagi  lagi.jpg
  • wisuda d3 keperawatan stikes kota sukabumi.jpg
  • wisuda perawat.jpg
  • wisuda s1 keperawatan stikes dhb.jpg

Jejaring Sosial

Facebook

Twitter

Kaskus

Forum Detik

Forum Viva

Hak Dan Kewajiban Pasien

Hak Dan Kewajiban Pasien

Selain harus mengetahui hak dan kewajiban perawat, perawat juga sebaiknya mengetahui hak dan kewajiban pasien. Karena pasien akan selalu kontak langsung dengan perawat dalam memberikan asuhan keperawatan dan tidakan keperawatan. Sama seperti hak dan kewajiban perawat, hak dan kewajiban pasien ini harus dilaksanakan secara seimbang.

Hak (Alwi,2003) adalah sesuatu hal yang benar, milik, kepunyaan, kewenangan, kekuasaan untuk berbuat sesuatu (karena telah ditentukan oleh undang-undang, aturan, dsb), kekuasaan yang benar atas sesuatu atau untuk menuntut sesuatu, derajat atau martabat. Sedangkan kewajiban (Alwi, 2003) adalah sesuatu yang wajib dilaksanakan, keharusan (sesuatu hal yang harus dilaksanakan).

Hak Pasien:

  • Pasien berhak memperoleh informasi mengenai tata tertib dan peraturan yang berlaku  di rumah sakit.
  • Pasien berhak atas pelayanan yang manusiawi, adil dan jujur.
  • Pasien berhak memperoleh pelayanan medis yang bermutu sesuai dengan standar profesi kedokteran / kedokteran gigi dan tanpa diskriminasi .
  • Pasien berhak memperoleh asuhan keperawatan dengan standar profesi keperawatan
  • Pasien berhak memilih dokter dan kelas perawatan sesuai dengan keinginannya dan sesuai dengan peraturan yang berlaku di rumah sakit.
  • Pasien berhak dirawat oleh dokter yang secara bebas menentukan pendapat klinis dan pendapat etisnya tanpa campur tangan dari pihak luar.
  • Pasien berhak meminta konsultasi kepada dokter lain yang terdaftar di rumah sakit  tersebut (second opinion) terhadap penyakit yang dideritanya, sepengetahuan dokter yang merawat.
  • Pasien berhak atas “privacy” dan kerahasiaan penyakit yang diderita termasuk data- data medisnya.
  • Pasien berhak mendapat informasi yang meliputi :
  1.     penyakit yang diderita tindakan medik apa yang hendak dilakukan
  2.     kemungkinan penyakit sebagai akibat tindakan tsb sebut dan tindakan untuk mengatasinya
  3.     alternatif terapi lainnya
  4.     prognosanva.
  5.     perkiraan biaya pengobatan
  • Pasien berhak menyetujui/memberikan izin atas tindakan yang akan dilakukan oleh  dokter sehubungan dengan penyakit yang dideritanya
  • Pasien berhak menolak tindakan yang hendak dilakukan terhadap dirinya dan mengakhiri pengobatan serta perawatan atas tanggung jawab sendiri sesudah memperoleh informasi yang jelas tentang penyakitnya.
  • Pasien berhak didampingi keluarganya dalam keadaan kritis.
  • Pasien berhak menjalankan ibadah sesuai agama/kepercayaan yang dianutnya selama hal itu tidak mengganggu pasien lainnya.
  • Pasien berhak atas keamanan dan keselamatan dirinya selama dalam perawatan di rumah sakit
  • Pasien berhak mengajukan usul, saran, perbaikan atas perlakuan perlakuan rumah sakit terhadap dirinya.
  • Pasien berhak menerima atau menolak bimbingan moril maupun spiritual.

 

Kewajiban Pasien:

  • Pasien dan keluarganya berkewajiban untuk mentaati segala peraturan dan tata tertib rumah sakit.
  • Pasien berkewajiban untuk mematuhi segala instruksi dokter dan perawat dalam pengobatannya.
  • Pasien berkewajiban memberikan informasi dengan jujur dan selengkapnya tentang  penyakit yang diderita kepada dokter yang merawat.
  • Pasien dan atau penanggungnya berkewajiban untuk melunasi semua imbalan atas jasa pelayanan rumah sakit/dokter.
  • Pasien dan atau penanggungnya berkewajiban memenuhi hal-hal yang telah disepakati/perjanjian yang telah dibuatnya.
  • Memahami dan menerima konsekuensi pelayanan.
  • Memperhatikan sikap menghormati dan tenggang rasa.

 

Leni Farida, SKep. Ners.
Keperawatan.Org

2012

 

Daftar Pustaka

Alwi, Hasan. 2003. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

PPNI. 2000. Kode Etik Keperawatan Lambang Panji PPNI dan Ikrar Keperawatan. Jakarta: Pengurus Pusat PPNI.

Priharjo, R (1995). Pengantar etika keperawatan. Yogyakarta: Kanisius.

Soenarto Soerodibroto, (2001). KUHP & KUHAP dilengkapi yurisprodensi Mahkamah Agung  dan Hoge Road. Jakarta : PT.RajaGrafindo Persada.

Share